Monday, January 7, 2019

PUISI UNTUK GURU

SUMBER ILMUKU

Oleh Dadenargabisma


Guru kau adalah sumber ilmuku
Sumber ilmu yang telah lamaku cari dan
Kini telah mengisi perjalanan hidupku
Guru keramahan sikapmu seakan 
Mempermudah masuknya berbagai
Macam ilmu yang bermanfaat untukku yang Haus akan Ilmu dan akan menjadi sebuah petunjuk untuk Perjalanan hidupku
Guru saat kau memberikan ilmu kepadaku Hati
ini mengetahui harapanmu agar ilmu yang kau Berikan
Akan berguna diperjalanan hidupku kelak
Guru kumerasa terkadang diri ini telah Mengecewakanmu
Dengan sikapku danku belum mampu untuk
Mengendalikan emosi yang ada didalam jiwaku
Guru untuk semua ilmu yang telah kau berikan 
kepadaku kuhanya mampu berterimakasih 
Danku berjanji tak akanku
mengcewakanmu.

GURUKU CAHAYA PELITA
Oleh Stephani Thalia


Tak kenal lelah kau bekerja

Dikala hatiku mulai lelah
Kau tetap menguatkan kami
Memberikan bekal untuk 
Masa depan kami kelak
Kau selalu sabar mengarahkan kami
Ke jalan yang benar



Wahai guruku

Engkaulah cahaya pelita
Penerang di dalam kegelapan
Dan masa depan yang penuh harap
Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa
Yang tak mengharapkan balas jasa



Pagi pagi kau datang ke sekolah kami

Memarkirkan motor yang sudah usang itu
Tepat di lahan parkiran
Kau berjalan menuju koridor
Berniat dengan kesederhanaan
Dapat menjadi seorang teladan



Kau yang membantuku meraih prestasi

Indahnya bintang dilangit dapat kugapai
Berkat semua dukungan dan pengarahan
Yang tak henti hentinya kau alirkan
Kau yang membuatku melihat dunia luar



Kau yang mengajariku semua

Kesederhanaan, kesopanan, serta tanggung jawab
Berkat usahamu mendidikku
Aku dapat mengetahui
Apa yang sebelumnya tak kuketahui



Terima kasih guruku

Atas semua usahamu 
Untuk membantuku dalam
meraih prestasi yang gemilang
Tak akan kulupakan besar jasamu
Guruku cahaya pelita

JASAMU PAHLAWANKU
Oleh  Stephani Thalia. S


Kukenang wahai pahlawan

Kau yang telah besar berjasa
Di medan perang 
Kau korbankan tubuhmu
Untuk bangsa dan tanah airku
Indonesiaku yang kucinta



Pagi siang tak berarti lagi

Lapar haus, lesu tak kau anggap
Tetap kau berjuang 
Tanpa gentar sedetikpun
Menumpahkan darah diatas kesakitan
Demi bangsa dan negara



Perjuanganmu sangatlah berarti

Membangun Indonesia dengan pasti
Mengukir bangsa kita sendiri
Berkat jasamu kami merdeka
Berdiri di atas kaki sendiri
Tanpa mengandalkan apapun
Dari siapapun kalian berjuang



Tak ada yang bisa kami lakukan

Selain berdoa dan bernyanyi
Senandung hati dan jiwaku
Yang kuberikan padamu
Terpujilah dirimu, pahlawan bangsa



Jasamu amatlah besar

Tak dapat diukur dengan apapun
Tak dapan dibayar dengan uang berapapun
Banyaknya tak dapat kami hitung
Terima kasih pahlawanku
Damailah dirimu di surga baka.


TERIMAKASIH GURU
Oleh Salsacydasent


Guru....

Kaulah pembimbingku
Kaulah yang mendidiku
Dengan tulus dan sabar



Guru...

Sungguh besar jasamu
Kau yang tak pernah 
Bosan dalam mengajar
Dan membimbingku



Engkau pahlawan tanpa tanda jasa

Dan kau tak pernah mengeluh dan
Menyerah untuk membimbing kami
Tanpa dirimu aku akan sensara..



Guru...

Terima kasih...
Atas segala jasa-jasamu
Dan engkau adalah 
Pahlawan ku

GURUKU
Oleh Indah Mursyidah


Guruku...

Sepintas wajahmu tampak letih...
dengan titik-titik peluh di keningmu
yang menetes pelan...



Namun semua itu kau samarkan...

Demi kewajibanmu menebar ilmu
dengan memberi cahaya!! 



Terangmu bukan bulan, Guruku...

yang sempurna, kemudian menjadi sabit... lalu terbias sinar matahari, kemudian hilang selepas malam...



Bukan pula seperti pelita malam...

yang terangnya, memuntahkan jelaga hitam!!



sinarmu bukan matahari yang cerah...

yang hanya terbit pagi, lalu tenggelam petang...



Guruku...

engkau adalah cahaya
cahaya yang tetap terang dalam gelapnya malam, yang tetap terang walaupun awan tebal...
berarak, menyergap di pelipismu... engkau tetap menebar cahaya dan warna-warna...

GURUKU LAYAKNYA PELANGI
Oleh Najwa Futhana Ramadhani


Seorang pemberi ilmu itu

Tampak seperti pelangi
Yang kerap mengajari guna ini-itu



Lima belas huruf

Lima suku kata
Digabung dalam satu kalimat
Layaknya pelangi



Dapatkah kuulangi,

Dengan huruf dan suku kata lain?
Empat huruf, dua suku kata,
Guru



Guru layaknya pelangi

Yang selalu berkenan mengajarkan tentang ini itu
Dan selalu memberi motivasi
Agar terus bekerja keras hingga mendapat buahnya yang manis



Guruku layaknya pelangi ...

Yang selalu mengajari untuk berbagi
Yang selalu mengajari untuk sesama yang membutuhkan
Guruku layaknya pelangi ...

No comments:

Post a Comment